1 comments

Sajak anak rantau

"buk, buk, anakmu njaluk pandungan...

pak, pak, anakmu njaluk sak kecapan...
mugo aku iso,
mugo aku diridhoi,
kaliyan gusti Fengeran ... (ngenea ?)

bah wong nyocot opo...
bah wong kate lapo...
yo babahno...
no reken,
coz it's my way...
sak karepku dewey...

Ya Allah...
mugo aku iso
paring sing apik
kanggo sedoyo...
dadi wong apik
sing urip ndek dunyo...


Matur sembah nuwun ya Allah..." 

0 comments

Desain Makanan 1

"...assalammualaikum ya Allah...Wah, laur biasa pagi ini, bangun pagi, mandi, udah bersih, rapi dan wangi... ealah, ternyata akhirnya tidur juga. Gak tau nih, minggu-minggu ini doyan hibernasi. Apa coz udah lama gak makan nasi??

Maklum, anak kosan paling enak makan sayur pecel... hehehe,


ini nih, yang kurindukan...nasi ketan sepaket dengan kawan-kawannya... (ada pentol lonjong - baso, terong bakar rebus (coz terong rebusnya item hahaha), +kuah geje (koyok duduh bakso kakean bawang, haha..)
Buatku, ini desain makanan yang asyik!"

0 comments

Gara –gara Korupsi …


1.Penegakan hukum dan layanan masyarakat jadi amburadul
Lalu lintas kayaknya bisa jadi contoh yang pas. Dari ngurus SIM sampai sidang kasus tilang, nggak ada lagi yang berjalan sebagaimana mestinya. Ujung-ujungnya, duit dan kekuasaaan lah yang bicara. Kalo nggak punya dua makhluk itu, jangan harap bisa dapat layanan masyrakat yang oke atau keadilan di mata hukum.


2.Pembangunan fisik jadi terbengkalai
Suka bingung kenapa banyak jalanan rusak atau gedung sekolah reyot? Yup, lagi-lagi semua karena korupsi. Mulai dari mengorbankan kualitas bahan bangunan supaya duitnya bisa ditilep, sampai bikin proyek yang sebenernya nggak perlu. Intinya, sedikit banget pembangunan fisik di Negara kita yang dijalankan dengan tujuan menghasilkan sesuatu yang kuat dan berguna buat masyarakat.


3.Prestasi jadi nggak berarti
Seharusnya, orang bisa menduduki jabatan tertentu karena dia emang berprestasi dan kompeten. Tapi, kenyataan bicara lain; siapa aja bisa menduduki posisi apa aja. Syaratnya? Ya itu tadi, punya uang atau kekuasaan. Hasilnya? Banyak banget posisi penting yang diduduki oleh orang yang nggak becus. Kita-kita lagi deh yang kena getahnya.


4.Demokrasi jadi nggak jalan
Pemilihan wakil daerah bisa jadi contoh yang menarik. Abis, udah repot-repot dipilih, sebagian tetep aja lebih mengutamakan kepentingan mereka yang punya duit ketimbang mereka yang memilih. Ngeliat situasi ini, jangan heran kalo rakyat bisa jadi nggak percaya sama demokrasi.

5.Ekonomi jadi ancur

Ada dua kata kuncinya: nggak efisien. Mau bikin pabrik musti nyogok sana-sini. Mau buka usaha dengan modal kecil, kalah sama perusahaan – perusahaan yang bermodal gede yang deket ama pemegang kekuasaan. Nggak heran orang asing mulai males investasi di Indonesia. Buntut- buntutnya, kita-kita juga yang sengsara. Nyari kerja jadi susah, bertahan hidup apa lagi. Hehe … 

0 comments

Apa sih KORUPSI itu?

KORUPSI=???


Ada beberapa definisi korupsi yang kita kenal. Yang jelas, mau dilihat dari sudut pandang apapun juga – agama kek, hukum – kek, yang namanya korupsi itu adalah tindakan yang salah. Salah, karena merugikan Negara dan bikin sengsara orang lain. (lagi-laginya, malah bikin malu bangsa ini di mata dunia,  )