Islamic Calligraphy: Q.S Al-Ikhlas
![]() |
| Islamic Calligraphy of Q.S Al-Ikhlash in Riqa' Style |
![]() |
| Islamic Calligraphy of Q.S Al-Ikhlash in Deewani Style |
Deewani script is an Ottoman development parallel to Shikasteh (broken style). The script was largely developed by the accomplished calligrapher Ibrahim Munif in the late 15th century from the Turkish/Persian Ta'liq. Deewani reached its zenith in the 17th century, thanks to the famous calligrapher Shala Pasha.
Deewani became a favorite script for writing in the Ottoman chancellery. Deewani is excessively cursive and highly structured with its letters undotted and unconventionally joined together. It uses no vowel marks. Deewani also developed an ornamental variety called Deewani Jali which also was known as Humayuni (Imperial). The development of Deewani Jali is credited to Hafiz Uthman. The spaces between the letters are spangled with decorative devices which do not necessarily have any orthographic value. Deewani Jali is highly favored for ornamental purposes.
Another styling shape of calligraphy character:
![]() | |
|
![]() |
| Islamic Calligraphy of Q.S Al-Fill in elephant style-shape |
more at: Islamic Art
My Dad's PortoLogo: I've remade it!
![]() |
| Old Logo: 1970's - 1980's by my Dad |
![]() |
| A little remake by me: 2010 - now |
My Dad's Design: "Terasai Logo"
![]() |
| Film separation for packaging on plastic based. @1990's by Eko Winarno (my Dad) |
![]() |
| Master Plat on mica-plast. @1990's by Eko Winarno (my Dad) |
| Original Terasai. It can be eaten within hot rice. :) |
| 'Sambal Terasai': Terasai treated with chili. It used as sauce, but hotter! |
Fantasia : Fanta Indonesia taste Tape Ketan Hitam (Black Rice Tape)
![]() |
| "Orange-Zero" International taste of Fanta |
![]() | ||
| "Tape Ketan Hitam" Original Indonesian taste of Fanta(sia) |
Nanging, sayange wedang keren macem Fanta iki mung nduweni rasa-rasa a la internasional. Kayata, rasa jeruk, stroberi, anggur lan lintu-lintune. Padahal produk lan brand Fanta ki iso ngriwuk'i pasar anak muda ge nebar isu-isu ke-Indonesia-an. Misale, ben anak muda yo ora lali karo 'rasa-rasa' sing luwih Indonesia, tuladhane: Rasa Tape Ketan Ireng alias Black Rice 'Tape'..."
Redesain formulasi dilakukan tidak lepas dari misi mempertahankan rasa dan formulasi salah satu kearifan lokal Indonesia (baca: Tape Ketan Hitam). Meski menumpang brand Fanta. :P
Desain Makanan 1
"...assalammualaikum ya Allah...Wah, laur biasa pagi ini, bangun pagi, mandi, udah bersih, rapi dan wangi... ealah, ternyata akhirnya tidur juga. Gak tau nih, minggu-minggu ini doyan hibernasi. Apa coz udah lama gak makan nasi??
Maklum, anak kosan paling enak makan sayur pecel... hehehe,
Sekolah Multimedia - Sekolah gratis HP
"..ini gak ada hubungannya sama desain, multimedia or etc.
Iseng jalan ke rumah kontrakan di daerah Cikokol - Tangerang (maaf, kalau tertera nama sekolah, itu bukan suatu kesengajaan). Aneh sih, liat banner promosi PSB (yang maaf, desainnya gak menarik blas), setelah dibaca menarik juga!
Siap-siap! Satu sekolah kompak! Coz ponselnya sama.(Cara memotivasi yang aneh!)
Desain Ilustrasi Tombol WC di Jepang
"...setelah workshop, udah ga tahan ke belakang. Tereeeeng......phuh, nih WC canggih amat, sumpe deh, ane belum pernah liat yang begini. Serba tombol. Nah, yang bikin terpana tuh macem-macem tombolnya dan desain ilustrasi tombolnya yang gak banyak 'basa-basi'.
Nih, desainnya!
Tombol-tombolnya:
1. Stop (gambar kotak merah kecil persis yang ada di tape) - menghentikan semprotan air
2. Spray (gambar pantat disemprot air) - menyemprotkan air ke daerah pantat
3. Bidet (gambar orang duduk di closed pantatnya disemprot air) - (khusus wanita)
4. Flushing Sound (gambar not balok) - mengeluarkan bunyi-bunyian agar suara 'puph' kita yang sedang keluar tersamarkan)
selain itu masih ada lagi tombol pengatur volume air dan suara. Asyik nih, lama-lama di toilet. Hehehehe
Bakso Urat Tangerang. Waw!

"Ampuuuunnnn....gw gak mau coba lagi nih bakso aneh.....mending liatin mejanya yang penuh pesan ketimbang makan baksonya....Coz baksonya:
- Mahal....kalo gak salah 1 mangkuk 7000 perak
- Amis.....dagingnya kagak dicuci bersih
- Males.... coz gw benernya emang kagak doyan daging! Ntar kalo gw makan daging bakal jadi monster...."


















